Aliin Wanita Lanjut Usia,Siantar Di Hipnotis Dan Hilang 1 Milliar !

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Aliin Wanita Lanjut Usia,Siantar Di Hipnotis Dan Hilang 1 Milliar !

Post by Admin on Wed Sep 27, 2017 7:00 am

[/url]

Aliin wanita lanjut usia, warga Jalan Pane, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan jadi korban hipnotis, Senin (25/9/2017) sekitar pukul 11.00 WIB. Akibatnya korban kehilangan yang kontan Rp 600 juta dan sejumlah barang berharga lainnya.

Ditemui di kediamannya, wanita suku Tionghoa ini menceritakan kejadian yang dialaminya bermula dari Pasar Horas Kota Siantar saat dia beli ikan untuk keperluan usahanya.

“Saat di Pasar Horas, ada dua wanita berambut pirang yang diperkirakannya berusia 40-an datang kepada saya. Dua wanita yang juga sama-sama suku Tionghoa tersebut mengatakan kepadanya bahwa mereka mencari pendeta untuk obat panjang umur.

” Mereka bilang mau cari Pendeta dari Singapura, tapi aku gak kenal siapa Pendeta itu. Karena sesama Kristiani, saya bantu merekamencari Pendeta itu. Di tengah jalan, dibilang orang itu sama saua, itu cucu Pendeta itu’,” ujarnya, Selasa (26/9/2017).

Selanjutnya korban, dikerjai kawana pelaku hipnotis. Kemudian mereka berangkat dengan mobil yang dipakai komplotan tersebut dan dua orang lagi sudah menunggu, satu wanita dan seorang pria sebagai supir. AL lupa merk mobil itu, tapi diperkirakannya mobil itu merk Avanza warna putih atau silver.

Saat dimobil itu, korban mengikuti semua kemauan komplotan hipnotis itu. Ia sempat dibawa-bawa ke beberapa lolasi diKota Siantar dan kemudian ia disebut-sebut akan mendapatkan marabahaya sesuai dengan garis tangannya.

Untuk menangkap musibah itu, korban dianjurkan untuk mengambil seluruh uangnya dari bank dan sesajen berupa segenggam beras lalu dibungkus kertas koran.

Mendapat saran agar tak dapat marabahaya, korban patuh terhadap ucapan para komplotan pelaku hipnotis.

“Kubilang, saya tidak bawa buku tabungan untuk mengambil uang ke bank. Tapi kata orang itu, biar diantar ke rumah untuk mengambil buku tabungannya,” ucapnya.

Sesampai di rumah, korban diminta tidak hanya mengambil buku tabungan saja, namun diperintah untuk mengambil sejumlah uang mata asing dan perhiasan miliknya.

“Kuambillah semua dari Bank Mestika. Sekitar Rp 600 juta, kalau ditotal seluruh ada Rp 1 milyar lah semuanya. Sudah dicek semua CCTV, tapi gak ada yang dapat,” ungkapnya.

Setelah mengambil uang dari bank, korban diajak berdoa dan setelah berdoa korban diturunkan di depan Hotel Sapadia dan korban naik becak sampai ke rumah.

” Di dalam mobil dikasih tas saya untuk tempat uang saya. Sudah di rumah, kulihat uangku sudah tidak ada lagi,” ungkapnya.

Namun apa daya, ia seakan terkejut melihat tasnya yang bukan berisi uang serta perhiasan itu, tetapi hanya berisi tissu, minuman mineral dua botol, garam, gula merah. Sadar dihipnotis dan kehilangan barang berharga, ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Siantar.

“Sudah datang polisi ke sini. Sudah cek juga CCTV di Bank Mestika, gak dapat. Cuma aku yang masuk ke bank itu. Orang itu nunggu di luar. Mobilnya gak dapat CCTV itu karena bukan di depan bank dibuatnya. Pokoknya orang itu empat orang, tiga perempuan sama-sama Tionghoa sama satu supir laki-laki,” tutupnya. ( Hamzah )

Admin
Admin

Jumlah posting : 17
Join date : 26.09.17
Age : 26
Lokasi : Jakarta

Lihat profil user http://gosipataufakta.forumotion.asia

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik